Malapetaka Ini Bisa Menimpa Anda jika Nekat Mengisi

Dec 3, 2021 by admin
malapetaka-nekat-mengisi

Bencana ini bisa menimpa Anda jika Anda sangat ingin memasukkan biodata Anda dengan link palsu, BPJS-Hilfe 3,5 juta Rp.

malapetaka-nekat-mengisi

Di masa pandemi, banyak orang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika ada kesempatan, terutama bantuan, banyak orang akan merespon, Rabu 3 Februari 2021.

Nah kali ini ada link bantuan BPJS palsu yang beredar, tidak semua orang menyadarinya.

Dengan harapan mendapatkan bantuan, akhirnya saya mengisi biodata saya dengan lengkap, misalnya untuk mengunggah kartu identitas saya.

Apa yang terjadi, duh berbahaya!

Bio-data ini dapat disalahgunakan dengan membobol rekening bank Anda, kartu kredit Anda, mengambil hutang atau melakukan kejahatan.

Bisa juga identitas Anda diubah agar tidak sedikit formulir penipuan yang mengatasnamakan bantuan dan banyak korban.

Rekening bank dapat diretas karena semua informasi telah diperoleh. Kemudian, jika Anda berhutang pada aplikasi hutang online, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengunggah ID Anda.

Jika KTP diunggah atau dengan KTP plus pemilik KTP, pinjaman online bisa dengan mudah diambil, yang nantinya akan ditagihkan ke pemilik KTP.

Kemudian banyak jual beli online palsu alias kriminal yang menjual barang elektronik dengan harga murah.

Untuk meyakinkan calon pembeli, para penipu mengirimkan biodata dan KTP lengkap.

Pembeli yakin dan mentransfer sejumlah uang dan ternyata palsu.

Korban akhirnya melaporkan penipu dengan menggunakan ID yang dikirim oleh penipu, padahal itu bukan ID penipu.

Penipu menggunakan cara untuk mendapatkan identitas dengan menyebarkan link, dan kita yang memasukkan data bahkan mengunggah KTP bisa disalahgunakan.

LINK BANTUAN HOAX

Sementara itu, sebelumnya beredar tautan untuk membantu hoaks BPJS.

Seperti dikutip Indotrends.id oleh Lingkar Kediri, antara tahun 2000 hingga 2021, BPJS Kesehatan mengedarkan link hibah sosial senilai Rp 3.550.000 untuk pekerja.

Tautan kesejahteraan sosial BPJS Kesehatan disebarkan melalui pesan berantai WhatsApp dan media sosial.

Diketahui, setelah membuka tautan, calon penerima diminta mengikuti beberapa petunjuk di laman kesejahteraan sosial BPJS Kesehatan.

Narasi dalam pesan berantai adalah sebagai berikut:

Masyarakat yang bekerja antara tahun 2000 hingga 2021 berhak atas bantuan sosial sebesar Rp 3.550.000.

Periksa untuk melihat apakah nama Anda ada dalam daftar untuk mendapatkan manfaat

Daftar lengkap

https: // info apa [dot] / indobank ”

Lantas benarkah BPJS Kesehatan memberikan link ke Bantuan Keuangan Sosial Rp 3.550.000 untuk pekerja? Simak faktanya berikut ini.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilansir dari situs turnbackhoax.id, tautan tersebut bukanlah tautan resmi Kesejahteraan Sosial yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

Direktur Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf membenarkan bahwa Rp3550.000 atas nama BPJS Kesehatan adalah hoax.

Iqbal juga mengatakan, pihaknya tidak pernah memberikan bantuan seperti yang tertera dalam pesan berantai tersebut.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mengakses informasi BPJS Kesehatan melalui website BPJS Kesehatan, media sosial atau kontak resmi.

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa itu adalah lelucon, lelucon murni. BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan bantuan keuangan seperti itu. Seluruh informasi mengenai BPJS Kesehatan dapat diakses melalui Care Center 1500 400 atau melalui akun media sosial resmi BPJS Kesehatan dan website resmi BPJS Kesehatan bpjs-kesehatan.go.id,” ujar Iqbal.

Sumber :