Cara Merawat Kucing Lokal Menurut Dokter Hewan

Sep 23, 2021 by admin
Cara-Merawat-Kucing-Lokal-Menurut-Dokter-Hewan

Kucing kampung merupakan salah satu jenis kucing yang banyak dijumpai.

Selain kucing ras seperti Persia dan Angora yang lumayan terkenal, kucing rumahan juga punya sejarah yang panjang ya sob. Tentu saja, Anda bertanya bagaimana kucing itu mulai dan dari mana asalnya.

Cara-Merawat-Kucing-Lokal-Menurut-Dokter-Hewan

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman kucing indonesia Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

 

Meski kucing rumahan ini tidak banyak diminati oleh sebagian orang, ternyata ada beberapa kucing rumahan yang bagus untuk dipelihara.

Bagi Anda yang memiliki kucing jenis ini, Anda juga harus memperhatikan bagaimana panduan lengkapnya di bawah ini.

Sejarah Asal usul kucing desa

Kucing liar menjadi kucing rumahan. Perjalanan ini telah ada selama ribuan tahun ketika orang-orang Eyhiopia membawa kucing ke Mesir kuno ketika mereka mengalahkan orang-orang Nubia. Ada juga beberapa cerita tentang kucing yang dijadikan hewan peliharaan sejak peradaban Islam. Bahkan ada cerita bahwa Nabi Muhammad SAW juga memelihara seekor kucing.

Pada masa peradaban Mesir kuno, kucing disukai sejak awal Revolusi Agraria (antara 8000 dan 5000 SM). Kucing, dengan sifat liarnya, digunakan untuk memelihara tikus di kandangnya sampai mereka 1000 SM. Didomestikasi. Beberapa teori menyatakan bahwa kucing-kucing tersebut dijinakkan karena anak kucing liar yang lahir sudah terbiasa hidup dengan manusia, namun ada teori yang menyebutkan bahwa terjadi juga mutasi genetik sehingga anak kucing liarnya lambat laun punah.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kucing peliharaan memiliki otak yang lebih kecil daripada kucing liar. Perjalanan kucing rumahan dari Mesir sudah ada sejak orang Phoenix diam-diam mengekspor kucing ke Eropa untuk mengurangi hama tikus.

Penyebaran kucing domestik terus berlanjut, dengan jenis kucing domestik menjadi populer di beberapa wilayah Asia beberapa tahun setelah Masehi. Di Asia, penyebarannya dimulai di India, karena kepercayaan pada saat itu berarti bahwa orang diharuskan memelihara setidaknya satu kucing di rumah.

Di China sendiri, kucing telah dijadikan hewan peliharaan sejak jaman Kristen. Artikel tersebut dipercaya membawa keberuntungan. Di sisi lain, kebiasaan ini menjadi populer di Jepang selama periode Budha karena setiap kuil pada saat itu memilih setidaknya dua kucing untuk mencegah penyebaran tikus.

Bagaimana kucing rumahan ini datang ke Dunia Baru dan Australia? Alasannya adalah apa yang dibawa para penjelajah dengan kapal. Kini kucing rumahan ini telah menyebar ke seluruh pelosok dunia dan beradaptasi dengan daerahnya masing-masing yang selama ini telah menyebar ke berbagai daerah.
Kebiasaan kucing rumahan

Hewan memang memiliki kebiasaan yang unik, namun kebiasaan kucing kampung ini terkadang membuat kita menggelengkan kepala, seolah di luar kebiasaan terkadang sangat mengganggu.

Apa kebiasaan kucing rumahan? Berikut kebiasaan kucing rumahan.

– Anak anjing di pasir atau bumi

Kebiasaan pertama kucing domestik adalah buang air besar sembarangan. Hampir semua orang sudah mengetahui kebiasaan ini, cukup sulit melatih kucing kamuflase untuk menginginkan BONEKA di tempat yang terbuat dari pasir. Yang lebih menyebalkan lagi, kucing kampung ini sangat sayang dengan ANJING di kasur, risikonya menggendong kucing rumah, kadang rumahnya sering bau. Namun, ada juga beberapa kucing asli di luar sana yang memahami PUP di luar.

– Pria suka pipis dimana saja

Kebiasaan kedua kucing rumahan adalah mereka buang air kecil sembarangan, terutama pada kucing jantan. Kucing rumahan juga sering buang air kecil di kasur dan menimbulkan bau tak sedap. Cukup sulit untuk mengubah kebiasaan kucing rumahan ini.
– Suka mencuri makanan

Kebiasaan kucing kampung ketiga ini terkadang memalukan. Bagaimana tidak, saat kucing peliharaan sedang lapar dan mencium aroma sedap di dekatnya, naluri berburu akan langsung muncul.

Kebiasaan ini benar-benar menyebalkan, tapi juga menyedihkan bila kucing kampung tertangkap basah oleh pemilik rumah, hingga akhirnya mereka terkena sapu atau lemparan sandal.

– Tangkap tikus

Kucing kampung ini termasuk salah satu predator yang baik. Kucing rumahan dapat dijadikan sebagai pembunuh tikus di rumah atau bahkan sebagai berbagai jenis hewan sial. Meski terkadang agak sulit dan menjijikkan karena tikus yang diburu terkadang dimakan oleh kucing rumahan juga.
Sifat kucing domestik

– Mudah diberi makan

Salah satu kelebihan kucing rumahan atau kucing rumahan adalah dapat dengan mudah memakan apa saja, seperti ikan dan tulangnya. Pemberian pakan juga sangat mudah. Sediakan ikan yang ditaburi nasi agar kucing Anda akan makan dengan baik di lokasi. Kucing rumahan menginginkan makanan, ini bisa menjadi cara memelihara kucing rumahan agar mudah gemuk.

 

  Lihat Juga : gambar kucing lucu