Prosesnya adalah: definisi, level, jenis, elemen dan contoh

Mar 10, 2021 by admin
Prosesnya-adalah-definisi-level-jenis-elemen-dan-contoh

Prosesnya adalah: definisi, level, jenis, elemen dan contoh

Pahami aliran

Plot adalah suatu struktur dimana rangkaian peristiwa dalam suatu cerita disusun secara kronologis dan pengertian plot, yaitu rangkaian cerita dari awal sampai akhir. Proses tersebut mengatur bagaimana tindakan yang akan dimasukkan dalam cerita harus saling terkait satu sama lain, mis. B. bagaimana suatu peristiwa dikaitkan dengan peristiwa lain, bagaimana tokoh-tokoh digambarkan atau berperan dalam cerita yang terkait dengan satu unit waktu.

Prosesnya-adalah-definisi-level-jenis-elemen-dan-contoh

Pahami aliran menurut para ahli

1. Sungai ke Stanton (di Nurgiyantoro)

Menurut Stanton, plot adalah cerita yang isinya merupakan rangkaian peristiwa, namun bagaimanapun juga hanya terkait sebab dan akibat dari suatu peristiwa yang diakibatkan atau diakibatkan oleh peristiwa lain.
2. Sungai ke Aminudin

Menurut Aminudin, cerita merupakan rangkaian yang dibentuk dari tahapan peristiwa atau peristiwa, sehingga melalui suatu cerita dapat berupa berbagai macam rangkaian peristiwa atau peristiwa. Plot atau plot merupakan struktur rangkaian peristiwa dalam suatu cerita yang terstruktur sebagai interaksi fungsional sekaligus tanda urutan bagian-bagian fiksi secara keseluruhan.

3. Arus menurut Foster (di Tuloli 2000)

Menurut Foster, plot atau plot adalah rangkaian peristiwa dalam sebuah fiksi (cerpen dan novel) yang disusun dalam deskripsi waktu berdasarkan hukum sebab akibat. Jadi plotnya sama dengan garis besar cerita, yaitu susunan struktural sebuah cerita.
Lihat juga: √ Apresiasi seni rupa
4, mengalir ke Rusyana

Menurut Rusyana, plot bukan sekedar rangkaian cerita dari A sampai Z, tetapi juga hubungan sebab akibat antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya dalam sebuah cerita.
Tingkat aliran
1. Fase pengantar

Fase pengantar adalah fase awal cerita di mana karakter, latar, situasi, waktu, dan lain-lain diperkenalkan.
2. Fase pembentukan konflik

Fase di mana konflik terjadi adalah fase di mana masalah terjadi. Fase ini ditandai dengan ketegangan atau perdebatan antar karakter.
3. Fase konflik mencapai klimaksnya

Tahap klimaks dari konflik, atau biasa disebut klimaks, merupakan tahap klimaks ketika ada masalah atau ketegangan.
4. Fase konflik berkurang

Tahapan menurunnya konflik, disebut juga anti-klimaks, adalah tahapan ketika suatu masalah mulai diselesaikan atau ketegangan berangsur-angsur menghilang.
5. Fase terakhir

Fase penyelesaian adalah fase penyelesaian konflik. Tidak ada masalah atau ketegangan di antara karakter sehingga mereka menemukan solusi.

 

 

 

Baca Juga :

https://adiwahyuromadhani.blog.uns.ac.id/alight-motion-pro/
https://adiwahyuromadhani.blog.uns.ac.id/video-bokeh-museum/
http://rosdiana.stkipdamsel.ac.id/distribusi-frekuensi/
http://rosdiana.stkipdamsel.ac.id/alight-motion-pro/
http://pgpaud.fip.unp.ac.id/alight-motion-pro/
http://pgpaud.fip.unp.ac.id/reboisasi/
http://serisekarsari.bm.uma.ac.id/pengertian-pers/
http://blog.upnyk.ac.id/ellen-blog/425/artikel-review-alight-motion-pro
http://10109113.blog.unikom.ac.id/review-alight.87b