Rumah Adat Kalimantan Barat: Struktur, Ruang, Nilai

Dec 6, 2021 by admin
Rumah-Adat-Kalimantan-Barat-Struktur-Ruang-Nilai

Rumah Adat Kalimantan Barat: Struktur, Ruang, Nilai

Rumah tradisional Kalimantan Barat

Kalimantan Barat yang ternyata suku Dayak disebut Rumah Panjang. Kehidupan bahari dan bahari di Kalimantan Barat bisa kita buktikan dengan mengadopsi nama suku yang mendominasi Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak.

Rumah-Adat-Kalimantan-Barat-Struktur-Ruang-Nilai

Suku Dayak berarti “manusia” atau “pedalaman” bagi kebanyakan orang. Namun menurut masyarakat Tunjung dan Benuaq, kata Dayak berarti “Hulu Sungai”. Suku Dayak sendiri terbagi menjadi beberapa jenis gumpalan, yaitu Clemantan (Kalimantan), Iban, Apokayan, Murut, ot danum ngaju gumpalan, dan gumpalan punan, tergantung daerahnya.

Dari kekayaan budaya yang dimiliki, seperti rumah adat kalimantan bernama Rumah Panjang memiliki ciri khas yang dihasilkan dari komponen-komponen yang ada, serta dari rumah adat yang mengandung nilai-nilai moral suku Dayak.

Bentuk fisik bangunan rumah panjang

1. Interior gedung

Pembagian ruangan menjadi rumah adat Kalimantan Barat yaitu beberapa bagian yang diperuntukan untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari.
2. ruang tamu

Sering disebut sebagai samik. Orang Dayak menerima tamu mereka di ruangan ini. Harus ada meja di ruangan ini untuk hiburan, meja ini berbentuk bulat. Dan itu disebut Pene oleh orang Dayak.

3. Pente atau teras

Layaknya rumah modern dengan halaman depan untuk patio, rumah tradisional Kalimantan Barat ini memiliki patio di bagian depan rumah. Ruangan ini digunakan oleh seluruh anggota suku Dayak untuk melakukan ritual keagamaan atau upacara adat.
Lihat juga: √ Migrasi adalah: definisi, jenis, penyebab, contoh, seni
Kamar tidur ke-4

Jumlah kamar tidur di rumah panjang tergantung pada jumlah keluarga yang tinggal di dalamnya. Kamar tidur di rumah Panjang bisa sangat besar tergantung jumlah penghuni di rumah. Namun aturan standar dalam rumah adat Kalimantan Barat adalah kamar orang tua berada di kaki sungai dan berbaris sampai ke ujung tempat tinggal anak bungsu.
5. Ruang keluarga

Bisa dibayangkan seberapa luas ruang keluarga orang Dayak? Yang pasti, ukuran ruang keluarga bangunan rumah induk yang bisa mencapai 180 * 30 meter itu sangat luas. Ruangan harus berbentuk persegi panjang dan berada di tengah-tengah rumah adat Kalimantan Barat.
6. Bagian belakang rumah

Pada rumah modern penataan ruangan bisa dengan leluasa dipilih oleh tuan rumah, namun hal ini tidak berlaku bagi penghuni rumah adat di Kalimantan Barat. Bagian belakang rumah harus berfungsi sebagai dapur dengan pemandangan sungai dan tempat penyimpanan biji-bijian.
Nilai moral di Rumah Panjang

Bangunan khas rumah adat tua di Kalimantan Barat ini tidak hanya mengandung nilai fungsional. Tidak hanya untuk ruang hidup, hunian dan perlindungan diri. Selain itu, bangunan khas Dayak ini memiliki banyak niat untuk menyampaikan nilai-nilai luhur yang harus dianut oleh kehidupan modern sebagai pedoman berperilaku di masyarakat.

Bangunan yang luas dengan banyak penduduk bahkan beberapa kepala keluarga, tentunya dengan latar belakang yang berbeda dan pendapatan yang berbeda-beda, melambangkan kehidupan suku Dayak yang sangat rukun dan menjaga persatuan, rasa saling berbagi yang kuat dan toleransi yang dalam.

Menentukan bagian depan rumah sesuai arah matahari terbit dan bagian belakang rumah mengikuti arah matahari terbenam. Ajarkan pentingnya kerja keras sepanjang hari hingga penghujung hari. Bukan hanya iseng dan malas. Ini menunjukkan betapa kerasnya pekerja Dayak.

 

LIHAT JUGA:

 

https://imii.co.id/
https://apartemenjogja.id/
https://bingo.co.id/
https://youtubers.id/
https://lakonlokal.id/
https://pesantrenkilat.id/
https://sorastudio.id/
https://balikpapanstore.id/
https://excite.co.id/
https://technicracy.com/